KPID Maluku Awasi Iklan Kampanye Pemilu 2024 di Radio

Ketua KPID Maluku saat berdiskusi dengan jajaran manajemen UKIM FM.
Ketua KPID Maluku saat berdiskusi dengan jajaran manajemen UKIM FM.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Maluku, mendatangi sejumlah lembaga penyiaran jasa penyiaran radio yang ada di Kota Ambon guna menggelar monitoring dan evalusi terkait iklan kampanye pemilu 2024.


Lembaga penyiaran yang dikunjungi yakni, Radio Duta FM, Ambon FM, Ameks FM, DMR, RRI Ambon, Radio Alfatah FM, dan satu radio komunitas UKIM FM.

" Adapun Radio Komunitas Harmoni di IAIN Ambon, tak lagi kami datangi, karena radio tersebut telah berhenti bersiar karna terkendala izin," kata Koobid PS2P KPID Maluku, Abdul Karim Angkotasan dalam siaran pers yang diterima, kemarin.

Dalam rilis yang sama, Ketua KPID Maluku, Mutiara D. Utama menambahkan, agenda monitoring dan evalusi yang dilakukan saat ini adalah bagian dari tanggungjawab KPI-KPID sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Penyiaran yakni terjaminnya  ketersediaan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat melalui lembaga penyiaran.

" Dari hasil Monitoring dan evaluasi yang kami lakukan, belum ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan lembaga penyiaran," ujar Ketua KPID Maluku.

Salah satu komisioner KPID Maluku saat mencoba peralatan radio dalam kegiatan Monev di Ameks FM./foto istimewa


Mutiara juga mengungkapkan, meski telah memasuki masa kampanye, rerata lembaga penyiaran jasa penyiaran radio yang didatangi belum menyirkan iklan kampanye satupun.

Meski demikian, kata Mutiara, KPID menekankan agar seluruh lembaga penyiaran baik jasa penyiaran radio maupun jasa penyiaran televisi dalam menyampaikan berita ataupun iklan  tetap berpedoman pada standar program siaran dan pedoman perilaku penyiaran.

" P3SPS adalah rambu bagi seluruh lembaga penyiaran, yang harus ditati dan diikuti, jika ada pelanggaran kami pasti akan menindak," tegas Mutiara.(*)