Kenapa Induk Kucing Suka Pindahkan Anaknya, Benarkah Sampai 7 Kali?

Bagi pecinta hewan, terutama anabul, pasti familier dengan fenomena induk kucing memindahkan anak-anaknya. Dalam sehari, bahkan induk kucing bisa memindah anaknya hingga berkali-kali.


Pemindahan anak kucing itu bahkan terjadi sejak awal kehidupan. Fenomena ini lumrah terjadi dan sudah menjadi pengetahuan umum masyarakat.

Pertanyaan yang kerap mengusik tentu adalah penyebabfenomena pemindahan itu. Kenapa induk kucing memindah anak-anaknya, dan benarkah induk kucing memindah anaknya sebanyak tujuh kali?

Melansir Senior Cat Wellness, induk kucing memindahkan anak kucingnya untuk perlindungan, kehangatan, dan keamanan. Fenomena ‘hobi pindah’ itu lazimnya terjadi selama dua pekan.

Perlu diketahui, anak kucing bergantung pada ibunya selama dua minggu pertama kehidupan mereka. Sebagai bayi yang baru lahir, anak kucing buta dan tuli karena mereka tidak dapat membuka mata atau telinganya.

Seorang ibu akan mengetahui hal ini dan menjaga anak-anak kucing di dekatnya. Jika induknya merasa nyaman di sekitarnya, dia tidak akan memindahkan anak-anaknya selama dua minggu pertama ini.

Tak ada satupun penelitian yang memastikan bahwa kucing memindah anaknya tujuh kali. Jika dia nyaman dengan sebuah lokasi, bisa jadi dia tidak akan kembali memindah anak-anaknya.

Lantas, apa yang memicu induk kucing pindahkan anaknya?

1. Terlalu banyak gangguan

Saat di rumah terdapat anak-anak kucing yang sangat lucu, kamu mungkin melimpahi mereka dengan terlalu banyak perhatian. Kamu mungkin sering menengoknya, mengajaknya berbicara, atau bahkan menyentuhnya. Nah, perilaku ini sangat tidak disukai induk kucing, bahkan dianggap sebagai ancaman, menurut laman Hepper.

Induk kucing lebih suka menjaga anak-anaknya di tempat yang tenang dan terpencil karena dirasa lebih aman. Akibatnya, jika merasa ada terlalu banyak kebisingan dan aktivitas, induk kucing akan memindahkan anak-anaknya ke tempat yang lebih tenang. 

2. Merasakan ancaman bahaya

Anak kucing yang baru lahir tidak bisa melihat, mendengar, dan berjalan. Mereka tidak dapat membela diri atau menghindari serangan. Anak-anak kucing yang baru lahir ini sangat rentan terhadap predator oportunis dan bergantung pada induk untuk mendapatkan perlindungan.

Induk kucing akan meletakkan anaknya yang masih rentan di tempat yang tersembunyi untuk menjaga keselamatan mereka. Dilansir laman Animal Wised, ini adalah bagian dari naluri keibuan induk kucing yang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup spesies kucing. Jika induk kucing merasa sudah tidak aman lagi bagi anak-anaknya untuk tinggal di suatu tempat, ia akan segera memindahkan mereka.

3. Anak kucing tumbuh semakin besar

Alasan lain mengapa induk kucing memutuskan untuk memindahkan anaknya adalah karena anak-anaknya telah tumbuh semakin besar. Jika anak kucing berada di dalam kotak berukuran kecil, sang induk akan memindahkannya ke area yang lebih luas agar anak kucing dapat bergerak dengan nyaman.

Induk kucing liar akan memindahkan anak-anaknya ke tempat berburu favorit untuk mengajari mereka cara berburu. Sementara, kucing rumahan mungkin mencoba melakukan ini dengan mendekatkan anak-anaknya ke mangkuk makanan. 

4. Suhu tempat tersebut dirasa tidak nyaman

Diterangkan Neonatal Kitten Coalition, anak kucing yang baru lahir belum dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Sebagai akibatnya, mereka sangat bergantung pada induk kucing untuk membuat mereka tetap hangat dan aman.

Jika suatu area dianggap terlalu dingin oleh induk kucing, ia akan memindahkan anak-anaknya. Hal yang sama berlaku jika lokasi dianggap terlalu hangat dan induk kucing beserta anak-anaknya berisiko kepanasan.

5. Ada aroma yang aneh

Menurut PAWS Chicago, indra penciuman kucing 14 kali lebih tajam daripada indra penciuman manusia. Jadi, jika induk kucing mencium aroma aneh atau bau apa pun yang dianggap mengancam, ia akan segera memindahkan anak-anaknya menjauhi aroma tersebut.

Bahkan, jika aroma baru tersebut berasal dari kotoran kucing atau pewangi, kucing mungkin menafsirkannya sebagai ancaman potensial. Selanjutnya, ia akan memutuskan untuk menjauhkan anaknya dari bau yang tidak dikenalinya.

6. Terdapat suara keras yang mengganggu

Kucing memiliki indera pendengaran yang tajam dan dapat mendengar suara dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi daripada yang dapat didengar manusia, menurut penjelasan laman Animal Planet. Ketika kucing mendengar suara yang dirasa mengganggu, ia mungkin memutuskan untuk memindahkan anak-anaknya ke tempat yang lebih tenang.

Anak kucing yang baru mulai melihat dan mendengar juga mudah terganggu oleh sedikit rangsangan. Jadi, kucing mungkin akan sering memindahkan anaknya agar mereka tetap nyaman. Untuk menjaga suasana tetap tenang, sediakan induk kucing dan bayinya tempat nyaman yang jauh dari TV, sumber suara apa pun, dan hewan lainnya.

7. Tempat terlalu kotor

Anak kucing yang baru lahir tidak dapat membersihkan kotoran apa pun dari tubuhnya kecuali dengan bantuan sang induk. Untuk alasan ini, induk kucing juga akan mencari tempat yang bersih agar anak-anaknya merasa nyaman.

Lalu, jika sarang sudah mulai kotor, induk kucing mungkin akan memindahkan anak-anaknya, menurut penjelasan laman FAQ Cats.

Ini adalah naluri alami semua induk kucing untuk menjaga anaknya senantiasa bersih. Oleh karena itu, ada baiknya kamu selalu menjaga tempat persembunyian induk kucing dan anaknya sebersih mungkin agar ia tidak terus-terusan memindahkan anak-anaknya.

Cara terbaik untuk menghentikan kucing memindahkan anak-anaknya adalah dengan membantunya menyiapkan lingkungan sebaik mungkin. Tempat yang ideal bagi induk kucing dan anak-anaknya adalah yang tenang, terpencil, hangat, dan jauh dari jangkauan binatang lain.(*)